Sabtu, 02 Januari 2016

Kondisi Mahasiswa UISI dari Sudut Pandang Kita



Kurang lebih 4 bulan saya berkuliah di UISI dengan atmosfer yang berbeda dan baru , dikarenakan saya masih semester satu masih imut imut. Salah satu atmosfer yang saya rasakan yaitu tentang mahasiswa/i nya. Yah kali ini saya akan membahas kondisi mahasiswa nya.
Dilihat dari cara berpakaian cukup sopan dan rapi layaknya mahasiswa/i yang berniat untuk mencari ilmu. Kemudian jika dilihat dari segi pergaulan, mahasiswa/i mudah mengakrabkan  dan memperkenalkan satu sama lain dari SI1 sampai SI3, ini dikarenakan kampus yang baru sehingga jumlah penduduknya masih sedikit. Dari beberapa mahasiswa/I yang saya jumpai masih ada yang kurang sopan baik dalam berperilaku maupun berbicara meskipun tidak banyak. Kemudian soal kesadaran diri juga masih kurang, masih banyak saya temukan sampah gelas palstik, botol minuman, dan lain lain dikantin terutama tidak dibuang sehingga berserakan dimeja dan menggangu mahasiswa/I yang ingin menempati meja tersebut padahal sudah disediakan tempat sampah di setiap ujung meja.
Dan ada beberapa mahasiswa/I yang curhat bahwa mereka  masih belum pede bila disandingkan dengan mahasiswa/i dari univ ternama, karena mereka merasa UISI ini univ baru. Menurut saya belum tentu mahasiswa/I UISI kalah saing, karena di UISI memfocuskan perkuliahan contohnya jumlah mahasiswa/i yang tidak lebih dari 35 dalam satu kelas sehingga mereka bisa lebih focus dalam belajar dari pada univ lain yang menggunakan aula besar yang terdiri banyak mahasiswa/i yang tidak semua serius dalam mengikuti perkuliahan sehingga mengganggu konsentrasi belajar belum lagi jika suara dosen yang didengar tidak keras semakin menggangu proses perkuliahan.
Jadi dapat saya simpukan bahwa mahasiswa UISI menurut saya itu sopan dan rapi dalam berpakaian naumun kurang dalam berperilaku dan berbicara  meskipun tidak banyak, dan kesadaran diri membuang sampah kurang, dan beberapa kepercayaan diri untuk menjadi mahasiswa/i UISI kurang.