Kurang lebih 4 bulan saya berkuliah
di UISI dengan atmosfer yang berbeda dan baru , dikarenakan saya masih semester
satu masih imut imut. Salah satu atmosfer yang saya rasakan yaitu tentang
mahasiswa/i nya. Yah kali ini saya akan membahas kondisi mahasiswa nya.
Dilihat dari cara berpakaian cukup
sopan dan rapi layaknya mahasiswa/i yang berniat untuk mencari ilmu. Kemudian
jika dilihat dari segi pergaulan, mahasiswa/i mudah mengakrabkan dan memperkenalkan satu sama lain dari SI1
sampai SI3, ini dikarenakan kampus yang baru sehingga jumlah penduduknya masih
sedikit. Dari beberapa mahasiswa/I yang saya jumpai masih ada yang kurang sopan
baik dalam berperilaku maupun berbicara meskipun tidak banyak. Kemudian soal
kesadaran diri juga masih kurang, masih banyak saya temukan sampah gelas palstik,
botol minuman, dan lain lain dikantin terutama tidak dibuang sehingga
berserakan dimeja dan menggangu mahasiswa/I yang ingin menempati meja tersebut
padahal sudah disediakan tempat sampah di setiap ujung meja.
Dan ada beberapa mahasiswa/I yang
curhat bahwa mereka masih belum pede
bila disandingkan dengan mahasiswa/i dari univ ternama, karena mereka merasa UISI
ini univ baru. Menurut saya belum tentu mahasiswa/I UISI kalah saing, karena di
UISI memfocuskan perkuliahan contohnya jumlah mahasiswa/i yang tidak lebih dari
35 dalam satu kelas sehingga mereka bisa lebih focus dalam belajar dari pada
univ lain yang menggunakan aula besar yang terdiri banyak mahasiswa/i yang
tidak semua serius dalam mengikuti perkuliahan sehingga mengganggu konsentrasi
belajar belum lagi jika suara dosen yang didengar tidak keras semakin menggangu
proses perkuliahan.
Jadi dapat saya simpukan bahwa
mahasiswa UISI menurut saya itu sopan dan rapi dalam berpakaian naumun kurang
dalam berperilaku dan berbicara meskipun
tidak banyak, dan kesadaran diri membuang sampah kurang, dan beberapa kepercayaan
diri untuk menjadi mahasiswa/i UISI kurang.